Kesehatan Ibu dan Bayi, Tanggung Jawab Kita Bersama
Masyarakat internasional telah mengeluarkan besaran nilai sebagai target peningkatan kesehatan warga negara melalui Millenium Development Goals (MDGs). Salah satu yang menjadi fokus perhatian dalam MDGs adalah Maternal Neonatal and Child Health (MNCH) atau di Indonesia dipahami dalam kerangka Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB). MDGs memiliki target angka 115/100.000 pada tahun 2015, sedangkan AKI di Kota Bandung pada tahun 2005 masih sebesar 225/100.000 ibu hamil, sebuah angka yang masih jauh dari target nasional.
Berangkat dari keprihatinan atas tingginya AKI Kota Bandung, maka BIGS bekerjasama dengan Health Service Program (HSP-USAID) mengadakan kegiatan berkesinambungan untuk meningkatkan kesehatan ibu, bayi baru lahir dan anak. Kegiatan berlangsung selama hampir 1,5 tahun dan melibatkan kerjasama dengan berbagai pihak. BIGS memprakarsai pembentukkan koalisi stakeholder kesehatan yang terdiri dari Dinas Kesehatan Kota, LSM Advokasi (BIGS, Pamitran, Aliansi Pita Putih, Koalisi Jabar Sehat, WISE, Forum Rembug Bandung Sehat), organisasi profesi (Ikatan Bidan Indonesia, Ikatan Dokter Indonesia, Ikatan Dokter Anak Indonesia, Rumah Bersalin Cuma-Cuma Dompet Dhuafa Republika, Rumah Bersalin Gratis Rumah Zakat Indonesia).
Kegiatan diawali dengan diskusi kelompok terarah (FGD) yang melakukan kajian anggaran kesehatan ibu dan anak dan penelusuran kasus kematian ibu di wilayah Kota Bandung. Hasil kajian tersebut selanjutnya menjadi bahan masukan dalam Lokakarya Stakeholder Kesehatan di Kota Bandung.
Workshop multi stakeholder ini membahas isu strategis tentang rendahnya akses dan jaminan sarana kesehatan – melahirkan bagi ibu hamil dan keluarga miskin. Dan lokakarya ini menghasilkan produk akhir berupa rekomendasi menyangkut berbagai isu seputar kesehatan ibu hamil dan bayi yaitu : perlunya peningkatan upaya pelaksanaan jaminan layanan kesehatan bagi warga miskin, keharusan adanya standar biaya layanan kesehatan, peningkatan alokasi anggaran kesehatan, perbaikan sistem informasi layanan kesehatan Kota Bandung serta pembuatan payung hukum berupa Peraturan Daerah dan Peraturan Walikota yang mengakomodasi upaya penurunan AKI dan AKB.
Untuk mendorong advokasi, Koalisi Kesehatan kemudian melakukan kampanye publik dengan penyelenggaraan kegiatan Ante Natal Care (ANC) 1000 Ibu Hamil. Tujuan dari kegiatan ANC 1000 Ibu Hamil ini adalah untuk menjadikan penurunan AKI dan AKB sebagai isu populer di Kota Bandung dan Jawa Barat dengan memanfaatkan momentum Pilkgub Jabar dan Pilwalkot Bandung.
Kegiatan ini berupa pemeriksaan kehamilan gratis dan diskusi publik serta melibatkan institusi-institusi kesehatan di Kota Bandung. Kegiatan ANC 1000 Ibu Hamil berhasil mencuatkan isu AKI dan AKB sebagai salah satu agenda penting yang harus diperhatikan para pengambil kebijakan Kota Bandung setelah isu tersebut diangkat ke permukaan oleh rekan-rekan media. Penguatan isu AKI-AKB pada akhirnya mendorong lahirnya Peraturan Daerah Sistem Kesehatan Kota Bandung sebagai payung hukum bagi masalah MNCH di Kota Bandung.


