Wamendagri Apresiasi Megawati Bisa Dukung Retreat Kepala Daerah

Berita, Nasional8 Dilihat
banner 468x60
banner 468x60



Magelang, CNN Indonesia

Wakil Menteri Dalam Negeri, Bima Arya Sugiarto menyampaikan terima kasih kepada Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri karena telah mengizinkan kadernya yang menjadi kepala daerah untuk ikut retret di Akademi Militer (Akmil), Magelang, Jawa Tengah selama sepekan ini.

Bima selaku kepala sekolah retret kepala daerah di Akmil mengapresiasi Megawati yang mempersilakan kadernya mengikuti retret, termasuk meminta mereka yang belum bisa berpartisipasi untuk ikut serta dalam orientasi gelombang berikutnya.



ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

“Kami menyampaikan terima kasih apresiasi kepada Ibu Mega, DPP PDI Perjuangan yang telah mendukung acara retret ini dan mendukung agar para kadernya melanjutkan kembali bergabung di sini dan memberi kesempatan bagi yang belum bergabung untuk mengikuti pembekalan tahap berikutnya,” kata Bima di Kompleks Akmil, Magelang, Rabu (26/2) siang.

Menurut Bima, sejak semula Megawati memang tak melarang kepala daerah kader PDIP untuk ikut retret kepala daerah, hanya menginstruksikan penundaan keberangkatan.





“Di situ kan dijelaskan juga bahwa tidak ada keputusan atau instruksi dari partai untuk tidak mengikuti. Yang ada adalah penundaan karena kondisi-kondisi tertentu yang dipertimbangkan oleh partai begitu. Jadi tidak pernah ada secara resmi partai itu kan yang kami tangkap ya, kami tangkap, meminta kadernya untuk tidak mengikuti, tidak ada,” kata dia yang juga politikus PAN itu.

“Artinya kan kemudian ketika keputusannya adalah mendukung yang ada di sini melanjutkan itu kan masih sejalan dan masih sinkron dan kami mengapresiasi,” sambung Bima.

READ  Harga Tiket Kereta Bandara Soetta Mulai Rp15 Ribu Jelang Tahun Baru
Regional leaders gather during a week-long mountain glamping retreat at a military academy in Magelang, Central Java on February 25, 2025. (Photo by Aditya AJI / AFP)Ratusan kepala daerah mengikuti materi yang disampaikan dalam retret di Akmil, Magelang, Selasa (25/2/2025). (AFP/ADITYA AJI)

Bima mengatakan pihak panitia rertret juga telah menerima pemberitahuan resmi menyangkut ketidakhadiran 10 kepala daerah PDIP di Akmil Magelang. Sepuluh orang itu terdiri dari 9 kepala daerah di Bali, termasuk Gubernur Bali, Wayan Koster dan satu lainnya adalah bupati Asmat.

“Dipastikan tidak (ikut retret). Kemarin kami sudah mendapatkan keputusan resmi, pemberitaan resmi dari PDIP bahwa rekan-rekan PDIP yang belum bergabung itu akan mengikuti pembekalan berikutnya, gelombang berikutnya,” kata Bima.

Surat itu, kata Bima juga mencantumkan alasan ketidakhadiran sepuluh kepala daerah tersebut dalam retret di Akmil.

“Disampaikan pada suratnya adalah, karena pertimbangan situasi dan kondisi yang ada,” ucap Bima.

Sebelumnya, DPP PDIP melalui juru bicara Ahmad Basarah menegaskan Megawati tak pernah melarang kepala daerah dari partainya untuk ikut retret. Menurut Basarah, Megawati hanya menginstruksikan kadernya untuk menunda keberangkatan.

“Ketua Umum tidak pernah melarang seluruh kadernya yang terpilih sebagai Kepala Daerah dalam Pilkada 2024 untuk ikut serta dalam retret,” kata Basarah dalam jumpa pers di kantor DPP PDIP, Selasa (25/2) malam.

“Dalam instruksinya yang dikeluarkan pada 20 Februari 2025, Ketua Umum PDIP Ibu Megawati Soekarnoputri sangat jelas meminta kepada seluruh kadernya yang terpilih sebagai kepala daerah di Pilkada 2024 untuk menunda,” imbuhnya.

Basarah menyebut bagi kepala daerah yang telanjur berada di lokasi untuk mengikuti retret sesuai agenda. Sedangkan, bagi yang belum mengikuti, mereka diminta untuk kembali ke daerahnya masing-masing.

Menurut Basarah, mereka bisa mengikuti retret pada gelombang kedua. Para kepala daerah PDIP juga bisa mengirim wakil, seperti Sekretaris Daerah, jika berhalangan untuk hadir secara langsung.

READ  Pria di Morowali Tebas Teman Usai Debat Soal Bayam yang Menguning

“Sebagaimana Surat Edaran Menteri Dalam Negeri yang salah satu poinnya menyatakan bahwa retret akan dilaksanakan sebanyak dua Angkatan, maka bagi Kepala Daerah PDI Perjuangan yang belum mengikuti retret dapat mengikuti kegiatan retret Angkatan ke-2,” kata Basarah.

Megawati sebelumnya mengeluarkan instruksi agar kepala daerah dari partainya menunda keberangkatan ke retret. Instruksi itu bersamaan dengan penahanan Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto.

Meski begitu, sejumlah kepala daerah dari PDIP diketahui tetap hadir di lokasi, termasuk Gubernur Jakarta Pramono Anung.

Pramono mengaku akan bertanggung jawab dengan keputusannya untuk hadir di retret. Dia mengaku mengikuti retret sebaik-baiknya.

“Bahwa ada hal yang perlu dipersiapkan, iya, inilah bagian proses politik yang harus ditangani bersama-sama. Dan alhamdulillah ini selesai pada sekarang ini, ya,” kata Pram saat tiba di Akmil awal pekan ini.

(kid/kum/thr)


[Gambas:Video CNN]





Source link

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *