Housekeeping.my.id –
Jakarta, CNN Indonesia —
Perkembangan kecerdasan buatan mendorong perubahan signifikan dalam dunia komputasi. Laptop kini tidak hanya diukur dari kemampuan CPU dan GPU, tetapi juga dari keunggulan pemrosesan kecerdasan buatan melalui Neural Processing Unit (NPU).
Produsen ternama seperti ASUS, HP, Lenovo, Acer dan lain-lain telah memperkenalkan lini produk yang memenuhi standar AI PC. Syarat utama untuk sebuah laptop atau PC agar dikategorikan sebagai AI PC adalah memiliki NPU dengan kemampuan pemrosesan minimal 40 TOPS (Trillions Operations Per Second).
Perangkat yang memiliki NPU dengan kecepatan di bawah angka tersebut umumnya disebut sebagai ‘AI PC capable‘, karena masih memerlukan kombinasi pemrosesan antara lokal dan cloud untuk menjalankan aplikasi AI.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebelum era AI, laptop hanya mengandalkan CPU untuk komputasi dan GPU untuk pengolahan grafis. Kini, kehadiran NPU memungkinkan perangkat untuk menjalankan model bahasa dan aplikasi AI generatif secara mandiri tanpa bergantung pada koneksi internet.
Ukuran TOPS sendiri mencerminkan jumlah triliun operasi yang dapat diproses per detik, menandakan seberapa cepat dan efisien perangkat dapat menangani tugas-tugas AI.
Laptop dengan NPU 40 TOPS ke atas sering kali dilengkapi dengan fitur-fitur inovatif, seperti Copilot+ PC dan fungsi transformatif seperti Recall. Fitur-fitur tersebut dirancang untuk meningkatkan produktivitas serta menghadirkan pengalaman komputasi yang lebih intuitif dan personal.
Di Indonesia, sejumlah produsen telah menghadirkan model laptop AI atau AI PC terbaru yang telah memenuhi persyaratan Windows Copilot+ PC. Berikut adalah beberapa contoh model yang tersedia:
1. Asus Vivobook S 14 M5406WA
Laptop AI ASUS terbaru ini ditenagai oleh prosesor AMD Ryzen AI 9 HX370 Strix Point dan dilengkapi dengan AMD XDNA™ NPU berkapasitas hingga 50 TOPS. Spesifikasi Asus Vivobook memungkinkan pengolahan aplikasi berbasis AI seperti pengolahan gambar, pemrosesan suara, dan peningkatan kinerja melalui AI-assisted workload.
Sistem grafis AMD Radeon™ 890M Graphics serta layar 14 inci beresolusi 3K OLED 120Hz dengan sertifikasi 100% DCI-P3 PANTONE Validated dan tingkat kecerahan maksimal 600 nits menjadikannya sebagai AI laptop performa tinggi yang memiliki tampilan visual yang tajam dan akurat. Desainnya tipis dan ringan, sehingga mendukung mobilitas. Adapun harganya ada di kisaran Rp19.999.000.
2. HP OmniBook X 14-fe0777QU
Laptop yang satu ini mengusung prosesor Qualcomm Snapdragon X Elite X1E-78-100 dengan 12 core dan kecepatan hingga 3,4 GHz. Dilengkapi dengan NPU 45 TOPS, AI laptop ini mampu menjalankan aplikasi AI seperti peningkatan kualitas gambar, pemrosesan suara, dan optimasi daya melalui pembelajaran mesin.
Layar sentuh 14 inci dengan resolusi 2.2K (2240 x 1400 piksel) dan cakupan warna 100% sRGB, bersama dengan tingkat kecerahan 300 nits dan lapisan Corning Gorilla Glass NBT, memastikan tampilan yang konsisten dalam berbagai kondisi. Harga dimulai dari Rp24.999.000.
3. Lenovo Yoga Slim 7x 14Q8X9
Perangkat ini menggunakan prosesor Qualcomm Snapdragon X Elite X1E-78-100 dengan 12 core dan 12 thread serta kecepatan maksimum 3,4 GHz. Dilengkapi dengan NPU Qualcomm Hexagon hingga 45 TOPS, laptop ini memenuhi standar Copilot+ PC Microsoft.
Layar OLED beresolusi tinggi menyajikan kontras mendalam dan akurasi warna, sementara desain ramping dan bobot ringan mendukung mobilitas. Harga tercatat mulai dari Rp22.999.000.
4. Acer Swift Go 14 AI SFG14-01-X3BG
Laptop ini hadir dengan prosesor Qualcomm Snapdragon X Plus X1P-42-100 yang mengintegrasikan NPU 45 TOPS. Qualcomm Adreno GPU menyediakan kinerja grafis yang memadai untuk pengeditan gambar dan video ringan.
Arsitektur berbasis ARM meningkatkan efisiensi daya, sedangkan layar IPS 14,5 inci dengan resolusi WUXGA (1920×1200) dan cakupan warna 100% sRGB memastikan tampilan yang jernih dan akurat. Dengan desain yang tipis dan ringan, perangkat ini dibanderol seharga Rp16.120.000.
5. MSI Prestige 13 AI+ EVO OLED
Laptop AI berbasis Intel ini ditenagai oleh prosesor Intel Core Ultra 7-258V Lunar Lake dengan dukungan NPU canggih untuk menjalankan aplikasi AI, termasuk fitur asisten AI dan optimasi kerja otomatis. Grafis Intel Arc 140V dan RAM 32GB LPDDR5x mendukung tugas berat seperti pengeditan video, rendering 3D ringan, dan pengolahan data berbasis AI.
Layar OLED berkualitas tinggi memberikan tampilan dengan kontras yang baik, sedangkan desain portabel memudahkan mobilitas. Harga AI laptop satu ini tercatat di kisaran Rp21.399.000.
Setiap model laptop AI di atas sudah memenuhi syarat untuk dikategorikan sebagai AI PC dengan dukungan NPU minimal 40 TOPS. Artinya, kemampuan tersebut memungkinkan laptop menjalankan aplikasi kecerdasan buatan secara lokal tanpa ketergantungan pada layanan cloud.
(rir)
Artikel ini Disadur Dari Berita : https://cnnindonesia.com/teknologi/20250227191733-211-1203262/berikut-syarat-laptop-bisa-disebut-sebagai-ai-pc