Proses Merger dengan Smartfren, XL Tunggu Assessment Komdigi

Berita, Teknologi8 Dilihat
banner 468x60
banner 468x60

Housekeeping.my.id –


Jakarta, CNN Indonesia

XL Axiata memberikan update terkait proses merger mereka dengan Smartfren. Saat ini Komdigi disebut tengah melakukan assessment dan evaluasi terkait penggabungan kedua entitas telekomunikasi tersebut.

“Kita udah sampaikan dokumen kita, dokumen yang disyaratkan dalam merger. Sudah disampaikan ke pemerintah. Saya lupa tanggalnya ya, saya ingat akhir Januari. Lagi dievaluasi, di-assessment. Kita lagi menunggu dari Komdigi,” ujar Chief Corporate Affairs XL Axiata Marwan O. Baasir di sela Media Update XL Axiata Ramadan Program, Jakarta, Kamis (27/2).


ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Marwan menyebutkan assessment ini dijadwalkan untuk rampung pada Maret mendatang.

Ketika ditanya apakah proses ini tersendat karena terkait pengembalian spektrum, Marwan mengatakan belum ada pernyataan resmi dari Komdigi mengenai hal tersebut.





Namun, ia mengatakan pengembalian spektrum memang butuh pertimbangan. Jika dibandingkan dengan ketika Axis merger dengan XL, merger kali ini mempunyai kondisi yang berbeda.

“Waktu Axis jumlah operatornya berapa? Sekarang pertanyaannya, kalau dikembalikan siapa yang mau ngangkut. Kalau ada yang ngangkut, sanggup enggak bayar? Kalau dikembalikan, negara kira-kira kehilangan pendapatan. Efektif enggak spektrum itu? Belum tentu efektif juga,” terang Marwan.

Menurut Marwan, pihaknya masih menunggu bagaimana nanti hasil evaluasi yang dilakukan pemerintah.

Sebelumnya, Dirjen Infrastruktur Digital Komdigi Wayan Toni Supriyanto menyebut kemungkinan pengembalian spektrum ketika merger XL Axiata dan Smartfren rampung.

Namun, Wayan mengatakan ada beberapa faktor yang menjadi pertimbangan keputusan pengembalian spektrum tersebut.

READ  Gibran Jamin Tak Ada Kemacetan di Libur Panjang Nataru

“Kemungkinan sih ada yang dikembalikan, tapi kita lihat dulu seperti apa. Kalau dikembalikan itu ternyata tidak memiliki value misalnya dari sisi frekuensinya. Kemudian kita akan ada potensi kehilangan dari BHP frekuensi. Ya jangan diambil,” ujarnya di Kantor Komdigi, Jumat (21/2).

“Kita lihat dulu perkembangannya, saya belum bisa melihat frekuensi,” tambahnya.

Wayan mengatakan saat ini Komdigi tengah mengkaji merger XL Axiata dan Smartfren. Hasil sementara menunjukkan sejumlah gambaran dan data-data terkait komitmen pembangunan entitas hasil merger.

Selain itu, mereka juga telah memberikan rencana pemanfaatan frekuensi yang dimiliki oleh kedua operator.

“Ketiga, rencana pembangunan dengan pasca mereka merger ke mana saja. Artinya, merger ini harus bermanfaat untuk masyarakat juga,” jelasnya.

(lom/dmi)


[Gambas:Video CNN]

Artikel ini Disadur Dari Berita : https://cnnindonesia.com/teknologi/20250227181400-213-1203230/proses-merger-dengan-smartfren-xl-tunggu-assessment-komdigi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *