Jaksa Agung Israel Terancam Dipecat, Kabinet Netanyahu Makin Chaos

banner 468x60
banner 468x60

Housekeeping.my.id –


Jakarta, CNN Indonesia

Kabinet Israel menggelar pemungutan suara mosi tidak percaya terhadap Jaksa Agung Gali Baharav-Miara pada Minggu (23/3) malam. Bahavara-Miara merupakan salah satu kritikus vokal Perdana Menteri Benjamin Netanyahu.

Mosi tidak percaya terhadap Jaksa Agung Gali Baharav-Miara ini merupakan langkah awal untuk memecatnya dan dilakukan hanya dua hari setelah Netanyahu berusaha memecat bos badan keamanan dalam negeri Shin Bet, Ronen Bar.



ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menjelang pemungutan suara terhadap Baharav-Miara, ratusan demonstran berkumpul di luar parlemen dan kediaman perdana menteri di Yerusalem, hingga memicu bentrokan dengan polisi.

Menteri Kehakiman Yariv Levin mengkritik Baharav-Miara, yang dikenal sebagai pembela independensi peradilan, karena mempertanyakan legalitas beberapa keputusan pemerintah.





“Jaksa agung tidak boleh menyalahgunakan posisinya untuk tujuan politik yang sepenuhnya melumpuhkan kerja pemerintahan,” ujarnya.

Pemecatan Baharav-Miara juga berlangsung setelah dirinya menjegal pemecatan Bar karena dianggap melanggar hukum dan kewenangan Netanyahu sebagai PM. Sementara itu, Baharav-Miara juga telah memperingatkan Netanyahu agar tidak mencoba memecatnya.

Baharav-Miara menegaskan bahwa Netanyahu tidak dapat menunjuk kepala Shin Bet yang baru.

“Berdasarkan keputusan Mahkamah Agung, dilarang mengambil tindakan apa pun yang merugikan posisi Kepala Shin Bet, Ronen Bar,” ujarnya.

“Dilarang mengangkat kepala Shin Bet yang baru, dan wawancara untuk posisi tersebut tidak boleh dilakukan.”

Upaya Netanyahu memecat Bar dan Baharav-Miara, dua kritikus paling vokalnya, ini semakin memperburuk perpecahan dalam pemerintah.

Dikutip AFP, ini berlangsung di saat Israel melanjutkan operasi militernya di Jalur Gaza, menghentikan gencatan senjata yang sempat berlangsung sejak 19 Januari lalu.

READ  Korsel Uji Coba Kebijakan Ibu Hamil Kerja di Rumah Seminggu Sekali

Kantor Netanyahu, mengacu pada agenda rapat kabinet, berdalih pemungutan suara mosi tidak percaya terhadap Baharav-Miara dilakukan “karena perilakunya yang tidak pantas serta adanya perbedaan yang signifikan dan berkepanjangan antara pemerintah dan penasihat hukum pemerintah.”

Sebelumnya, Netanyahu juga beralasan “kurangnya kepercayaan yang terus berlanjut” terhadap Bar dan Baharav-Miara hingga ia memutuskan untuk memecat keduanya.

Ia juga menegaskan bahwa keputusan mengenai siapa yang akan memimpin Shin Bet sepenuhnya berada di tangan pemerintah.

(rds)


[Gambas:Video CNN]

Artikel ini Disadur Dari Berita : https://www.cnnindonesia.com/internasional/20250324023736-120-1212180/jaksa-agung-israel-terancam-dipecat-kabinet-netanyahu-makin-chaos

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *