Housekeeping.my.id –
Jakarta, CNN Indonesia —
Pakar menyoroti perkembangan desain pesawat terbang yang menempatkan tangki bahan bakar di area sayap. Hal ini disebut bisa mengurangi potensi kebakaran hebat ketika kecelakaan, seperti pada kasus kecelakaan pesawat Delta Airlines.
Michael McCormick, Associate profesor di Embry-Riddle Aeronautical University, menyebut 80 orang yang selamat pada penerbangan dari Minneaoplis ke Toronto tersebut pada Senin (17/2) berkat perkembangan aspek keselamatan di industri penerbangan selama puluhan tahun.
“Itu benar-benar fenomenal bahwa Anda dapat melihat sebuah pesawat terbang di atas punggungnya seperti itu dan orang-orang berjalan menjauh darinya,” ujar McCormick, dikutip dari CNN.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bencana penerbangan di masa lalu telah mengajarkan para ahli bahwa bahan bakar jet harus disimpan di sayap, bukan langsung di bawah penumpang.
“Pada masa-masa awal penerbangan, di situlah bahan bakar disimpan – di dalam perut pesawat,” kata McCormick.
Jadi, ketika pesawat Bombardier CRJ900 milik Delta mendarat darurat, terbalik dan tergelincir di landasan pacu, sayap kanannya yang berisi bahan bakar patah, meninggalkan kobaran api yang sangat besar. Pesawat kemudian terus tergelincir dan terguling.
Insinyur kedirgantaraan yang pernah bekerja untuk Boeing dan Administrasi Penerbangan Federal, Joe Jacobsen, mengatakan sayap yang patah membuat api terlepas dari kabin penumpang dalam insiden ini.
“Sesuatu bisa saja patah… tetapi jika sesuai dengan persyaratan desain, maka Anda harus melihat bagaimana kerusakannya, dan apakah kerusakannya sesuai dengan desain?” ujar Jacobsen.
Lebih lanjut, McCormick mengatakan ketika sayap terlepas sepenuhnya karena benturan, membuang bahan bakar yang berpotensi meledak hanyalah salah satu manfaatnya.
“Kami ingin dapat memisahkan bahan bakar dari kompartemen penumpang, dan pada saat yang sama, kami ingin dapat memastikan bahwa badan pesawat dapat mendarat dengan posisi yang stabil,” ujar McCormick.
Dalam kasus Delta Airlines, pesawat tersebut akhirnya mendarat dengan posisi yang stabil, meski dalam keadaan terbalik. Namun semua orang selamat, sebagian berkat kursi yang kuat yang dapat menahan kekuatan yang ekstrem.
(fea/lom)
Artikel ini Disadur Dari Berita : https://cnnindonesia.com/teknologi/20250219134848-199-1200020/pakar-soroti-desain-tangki-di-sayap-pesawat-selamatkan-penumpang-delta