Jakarta, CNN Indonesia —
Pemudik kendaraan roda dua kembali mengalami lonjakan drastis di Pelabuhan Ciwandan, Cilegon, Banten memasuki dini hari atau bersamaan dengan H-2 Idulfitri 2025, Sabtu (29/3).
Berdasarkan pantauan di lapangan sekitar pukul 00.30 WIB, antrean kendaraan terus mengular hingga ruas jalan depan pintu loket masuk pelabuhan. Padahal, sejak siang hingga malam, antrean kendaraan cukup lengang.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di kantung antrean sebelum memasuki kapal, dari tujuh baris kantung antrean, juga hampir terisi penuh. Begitu pula antrean di loket pintu masuk pelabuhan.
Ribuan pemudik tersebut sebagian besar umumnya akan menuju Provinsi Lampung. Mereka berasal dari kawasan Jabodetabek.
Salah seorang pemudik yang ditemui di lokasi, Tayib (25) mengaku memilih waktu malam karena ingin menghindari cuaca panas. Menurutnya, waktu siang biasanya juga lebih macet.
Tayib bersama teman mengaku akan mudik ke Lampung Tengah. Dia bertolak dari kawasan Tangerang, Banten.
“Panas kalau siang,” kata dia.
Arus kendaraan di Pelabuhan Ciwandan terus mengalami lonjakan sejak H-3 lebaran, Jumat (28/3). Dua hari terakhir diprediksi akan menjadi puncak arus mudik lebaran tahun ini.
PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) mencatat 438.662 pemudik telah menyeberang dari Jawa ke Sumatera via tiga pelabuhan di Banten menjelang puncak arus mudik yang berlangsung sejak Jumat (28/3).
Jumlah itu terakumulasi sejak arus mudik dimulai H-10 lebaran atau pada Selasa (18/3) lalu, atau naik 2,9 persen dalam periode yang sama tahun sebelumnya.
“Jumlah penumpang yang telah menyeberang mencapai 438.662 orang, meningkat 2,9 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebanyak 426.460 orang,” kata Corporate Secretary ASDP Shelvy Arifin dalam keterangannya, Jumat (28/3).
(thr/chri)