Pengamat Ungkap 100 Hari Budi Arie Jadi Menkop: Digitalisasi dan SDM

Berita, Ekonomi47 Dilihat
banner 468x60
banner 468x60

Housekeeping.my.id –


Jakarta, CNN Indonesia

Sejak dilantik sebagai Menteri Koperasi, Budi Arie membawa sejumlah program strategis untuk mengatasi berbagai permasalahan koperasi di Indonesia, mulai dari digitalisasi hingga penguatan SDM.

Langkah ini sejalan dengan visi pemerintahan Prabowo-Gibran yang mendirikan Kementerian Koperasi, yang sebelumnya bagian dari Kementerian Koperasi dan UKM, guna memperkuat peran koperasi sebagai pilar ekonomi nasional sesuai dengan semangat Pasal 33 UUD 1945.


ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Penunjukan Budi Arie sebagai Menteri Koperasi pun mengundang harapan besar, terutama dalam menghidupkan kembali gerakan koperasi ke arah yang lebih relevan dan konstitusional.

Dalam 100 hari pertama kepemimpinannya, efektivitas kebijakan yang dijalankan Menkop Budi Arie masih menjadi sorotan.



Dosen Fakultas Ekonomi & Bisnis Universitas Haluoleo Kendari Asrip Putra menilai bahwa meskipun berbagai program telah diluncurkan, masih ada tantangan yang perlu diatasi agar koperasi benar-benar dapat menjadi motor penggerak ekonomi bangsa.

Salah satunya adalah rasio masyarakat Indonesia yang menjadi anggota koperasi saat ini masih sangat kecil.

“Data menunjukkan sekitar 27 juta masyarakat Indonesia yang menjadi anggota koperasi, sangat berbeda dengan Amerika Serikat yang memiliki 125 juta masyarakat yang berkoperasi, padahal negaranya sangat individualistik,” ujar Asrip, dikutip dari detikcom, Senin (10/2).

Tantangan besar lainnya adalah mengembalikan kepercayaan masyarakat terhadap koperasi, setelah sebelumnya koperasi gagal dikelola dengan baik.

“Di negara-negara yang koperasinya maju, seperti di Jerman dan Denmark, koperasi dikelola secara profesional hingga menjadi lokomotif ekonomi negaranya,” kata Asrip.

READ  Alasan Rosan Tak Sebut Nama Tony Blair saat Umumkan Pengurus Danantara

Strategi penguatan koperasi

Meski begitu, Asrip menilai beberapa program bisa dilakukan sebagai langkah strategis dalam melakukan revitalisasi dan penguatan koperasi.

“Dalam rangka penguatan SDM Koperasi, pendekatan program sarjana penggerak koperasi sangat baik dengan memaksimalkan output perguruan tinggi yang berkompeten dalam rangka berpartisipasi dalam tata kelola SDM. Rencana menjadikan kampus-kampus yang berlatar belakang koperasi menjadi BLU Kemenkop adalah terobosan yang sangat baik untuk fokus dalam penguatan SDM koperasi melalui perguruan tinggi koperasi atau Kemenkop,” ujar Arsip.

Kemudian, penguatan koperasi melalui LPDB (Lembaga Pengelola Dana Bergulir) juga dapat menjadi salah satu instrumen penting dalam pengembangan koperasi untuk menjawab problematika klasik, yaitu modal.

“LPDB Kementerian Koperasi saat ini sebesar Rp16,8 triliun, dengan dana tersebut diharapkan dapat menggerakkan badan usaha koperasi dengan pola tepat sasaran untuk meminimalisir risiko,” katanya.

Selain itu, Arsip juga melihat, gagasan program digitalisasi bank Kemenkop juga menjadi langkah strategis dalam penguatan koperasi dan SDM di Indonesia.

“Bank Digital Koperasi ini nantinya akan menjadi intermediari antara bank koperasi dan anggota koperasi,” ujarnya.

(fef)


[Gambas:Video CNN]


Artikel ini Disadur Dari Berita : https://www.cnnindonesia.com/ekonomi/20250210173940-92-1196673/pengamat-ungkap-100-hari-budi-arie-jadi-menkop-digitalisasi-dan-sdm

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *