Housekeeping.my.id –
Jakarta, CNN Indonesia —
Pembalap Ducati Francesco Bagnaia buka suara setelah cekcok dengan Franco Morbidelli dari Pertamina Enduro VR46 dalam sesi practice MotoGP Thailand 2025 di Sirkuit Buriram, Jumat (28/2).
Bagnaia dan Morbidelli cekcok dalam detik-detik akhir sesi practice MotoGP Thailand 2025. Bagnaia yang tengah mengincar sprint pada putaran terakhir terhalang Morbidelli yang melambat.
Bagnaia menunjukkan gestur marah kepada Morbidelli. Pasalnya, peluang Bagnaia lolos otomatis ke kualifikasi kedua atau Q2 MotoGP Thailand hilang.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
“Saya marah dengan situasi itu karena tidak ada bendera kuning,” ujar Bagnaia dikutip dari Sky Sport Italia.
Runner up MotoGP musim lalu itu pun menganggap peluang ke Q2 dicuri. Bagnaia juga menyinggung race direction yang memiliki andil dalam peristiwa tersebut.
“Waktu yang baik untuk lolos ke Q2 diambil dari saya karena kesalahan race direction,” kata Bagnaia.
Investigasi steward dari keributan Bagnaia dengan Morbidelli tersebut memutuskan pembalap VR46 itu dihukum turun tiga grid dalam start saat balapan MotoGP Thailand 2025.
Hukuman turun tiga setrip bakal jadi kerugian besar untuk Morbidelli. Mantan pembalap Yamaha itu perlu berjuang keras agar mendapatkan hasil kualifikasi yang bagus sehingga tetap memiliki start yang baik di MotoGP Thailand 2025.
Morbidelli sendiri lebih beruntung ketimbang Bagnaia dalam sesi practice MotoGP Thailand itu. Morbidelli menempati posisi kelima sehingga lolos otomatis ke Q2, sementara Bagnaia di posisi ke-13.
Dengan di luar 10 besar dalam practice, Bagnaia harus melalui Q1 untuk bisa mendapatkan start yang bagus di MotoGP Thailand 2025. Menempati posisi pertama dan kedua dalam Q1 akan membawa Bagnaia ke Q2 guna berjuang memiliki start terbaik.
(sry/ptr)
Artikel ini Disadur Dari Berita : https://www.cnnindonesia.com/olahraga/20250228193507-156-1203676/reaksi-bagnaia-usai-cekcok-dengan-morbidelli-saya-marah