Sejarah Yudea dan Samaria yang Gantikan Nama Tepi Barat

banner 468x60
banner 468x60

Housekeeping.my.id –

Jakarta, CNN Indonesia

Parlemen Israel mengesahkan rancangan undang-undang (RUU) untuk mengubah nama wilayah di Tepi Barat, menjadi Yudea dan Samaria.

Dalam RUU yang disetujui pada 29 Januari tersebut menegaskan bahwa “Yudea dan Samaria adalah bagian yang tidak terpisahkan dari tanah air bersejarah orang-orang Yahudi”.


ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dilansir dari Al Mayadeen, usai pengesahan RUU tersebut akan dirujuk ke Komite Konstitusi, Hukum, dan Keadilan Knesset untuk pembahasan lebih lanjut sebelum dilanjut ke pembacaan tambahan.

Israel mengeklaim RUU itu bertujuan memperkuat klaim mereka atas wilayah Tepi Barat yang diduduki, yang direbutnya selama perang 1967 dan dikuasai sejak itu.





Langkah ini menuai kecaman dari Palestina, yang menegaskan hal itu sebagai eskalasi serius untuk mencaplok wilayah Tepi Barat.

Kementerian Luar Negeri Palestina menggambarkan RUU itu sebagai tindakan sepihak ilegal Israel, yang membuka jalan bagi aneksasi penuh di Tepi Barat, penerapan hukum Israel dengan kekerasan, dan pelemahan sistematis terhadap kemungkinan berdirinya negara Palestina.

“Undang-undang ini, beserta tindakan pendudukan lainnya, tidak menciptakan hak yang sah bagi Israel atas tanah negara Palestina,” kata Kemlu Palestina.

“Undang-undang ini batal demi hukum, ilegal, dan merupakan pelanggaran terang-terangan terhadap hukum internasional dan resolusi PBB, yang menimbulkan ancaman langsung terhadap keamanan dan stabilitas regional dan global,” lanjut pernyataan itu, dikutip dari Anadolu Agency.

Tepi Barat adalah rumah bagi lebih dari tiga juta warga Palestina, termasuk keluarga yang diusir atau mengungsi dari rumah mereka di wilayah yang sekarang menjadi Israel selama berdirinya negara tersebut pada tahun 1948.

READ  Budi Arie Diperiksa Korps Pemberantasan Korupsi Polri

Lantas bagaimana sejarah Yudea dan Samaria?

Lanjut ke sebelah…



Artikel ini Disadur Dari Berita : https://www.cnnindonesia.com/internasional/20250214182531-120-1198463/sejarah-yudea-dan-samaria-yang-gantikan-nama-tepi-barat

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *