Trump soal Nasib Ukraina Gabung NATO: Lupakan Saja

banner 468x60
banner 468x60

Housekeeping.my.id –


Jakarta, CNN Indonesia

Presiden Amerika Serikat Donald Trump menegaskan tidak akan memberikan jaminan keamanan atau keanggotaan Pakta Pertahanan Negara Atlantik Utara (NATO) bagi Ukraina.

Penegasan ini muncul ketika Eropa dilanda kecemasan soal komitmen AS yang belakangan semakin “berpaling” dengan lebih merangkul Rusia, terutama soal invasi Moskow ke Ukraina. 


ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Trump bahkan bak lepas tangan dengan mengatakan bahwa negara Eropa harus bertanggung jawab atas keamanan Ukraina.

“Saya tidak akan memberikan jaminan keamanan lebih dari yang sudah ada,” ucap Trump dalam rapat kabinet pada Kamis (27/2) yang berlangsung sehari jelang kedatangan Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky ke Gedung Putih.





“Kami akan membiarkan Eropa yang menanganinya (keamanan Ukraina). Eropa adalah tetangga mereka (Ukraina), tapi kami akan memastikan semuanya berjalan dengan baik,” ucap Trump menambahkan.

Trump juga kembali menolak kemungkinan keanggotaan Ukraina di NATO. Ia bahkan menjustifikasi dalih Rusia selama ini bahwa ambisi Ukraina bergabung dengan NATO mungkin menjadi pemicu Moskow menginvasi negara itu. 

“(Soal) NATO, lupakan saja. Saya rasa itu mungkin alasan utama semuanya dimulai,” ujar Trump seperti dikutip AFP.

Trump mengatakan kunjungan Zelensky pada Jumat untuk menandatangani perjanjian soal pemberian izin bagi AS ke situs sumber mineral langka tanah jarang. Kesepakatan ini berlanjut meski Zelensky keberatan hingga melayangkan tuntutan soal jaminan keamanan, namun AS terus menolak dengan tetap menekan Kyiv.

“Ini kesepakatan hebat bagi Ukraina juga, karena mereka mendapatkan kehadiran kami di sana,” kata Trump.

READ  KA Logawa Tertemper Truk di Jember, 1 Orang Tewas

“Kami akan ada di wilayah mereka, dan dalam hal ini, ada jaminan keamanan otomatis, karena tidak ada yang akan berani macam-macam dengan orang-orang kami saat kami di sana,” lanjutnya.

Namun, Trump menegaskan bahwa AS tidak akan memberikan jaminan keamanan yang lebih formal seperti yang diinginkan Kyiv.

Mantan Presiden Joe Biden sebelumnya mendukung keanggotaan Ukraina di NATO di masa depan, meskipun juga tanpa ada jadwal yang pasti.

Pada Senin, AS berpihak pada Rusia di Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dengan menolak resolusi Majelis Umum soal mengutuk invasi Rusia ke Ukraina. AS secara mengejutkan berdiri bersama Rusia dan Korea Utara dalam resolusi itu, menentang seluruh sekutu AS di Eropa bahkan posisi tradisionalnya selama ini.

AS bahkan mengusulkan perdamaian antara Rusia-Ukraina tanpa menegaskan integritas teritorial Ukraina, sepupu Washington.

“Kami akan berusaha sebaik mungkin untuk mendapatkan kesepakatan terbaik bagi kedua belah pihak,” kata Trump pada Rabu.

“Tapi bagi Ukraina, kami akan berusaha keras agar mereka mendapatkan kembali sebanyak mungkin.”

Trump bersikeras bahwa diplomasi yang ia jalankan telah menciptakan semangat kompromi baru dari Presiden Rusia Vladimir Putin, yang sebelumnya disebutnya ingin “menguasai semuanya” di Ukraina.

“Dia orang yang sangat cerdas. Dia sangat licik,” kata Trump tentang Putin.

“Saya pikir kita akan mencapai kesepakatan. Jika saya tidak terpilih, saya percaya dia akan terus maju dan menaklukkan Ukraina.”

(rds)


[Gambas:Video CNN]

Artikel ini Disadur Dari Berita : https://cnnindonesia.com/internasional/20250228035223-134-1203310/trump-soal-nasib-ukraina-gabung-nato-lupakan-saja

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *